Acer Aspire P3: Teknologi Multitasking

Zaman sekarang adalah zaman dengan dunia yang sudah dipenuhi oleh teknologi. Dengan kehadiran berbagai macam gadget siap genggam, orang-orang pun siap menjelajah dunia kemanapun mereka mau. Bagaimana itu dapat terwujud?

acer_aspire_p3-580x430Acer-Aspire-P3-ultrabook-flat

Gambar 1. Acer Aspire 3 Ultrabook Hybrid

Jawabannya adalah Acer Aspire P3. Sebuah teknologi Acer yang menjadi teknologi yang terdepan saat ini. Terlebih dengan kemunculan gadget terbarunya yaitu Aspire P3. Hal itu semakin membuka lebar kreatifitas yang tiada batas. Melalui Ultrabook Hybrid ini, saya berpikir pengguna akan merasakan penjelajahan yang luar biasa menegangkan, namun asyik. Dengan kemampuannya menjalankan beberapa aplikasi sekaligus tanpa nge-lack, menjadikan teknologi ini terdepan di kelasnya. Berikut ulasan lengkapnya yang membuat dagu saya jatuh ke lantai. Check it out!

Design

SONY DSC

 

Desain dari Acer Aspire P3 sangat artistik dan futuristik. Bagian belakang dan samping terbuat dari lempeng aluminium, dengan sentuhan perak dan tepi-tepinya yang tumpul dan lembut. Aspire P3 berbentuk segi empat yang sangat proporsional dan fungsional. Memiliki berat 771 gram, Aspire P3 mengalahkan produk lain di kelasnya yang memiliki berat di atas 1 kg. Dengan ukuran 11.63 x 7.5 x 0.4 inchi, P3 sangat terlihat elegan dikombinasikan dengan beratnya tadi, dan yang pasti tidak membuat tangan kelelahan saat memegangnya dalam waktu yang lama. Di bagian belakang, sebelah ujung kiri, dilengkapi dengan kamera 5MP. Bagian atas memiliki dua ventilasi udara dan bagian bawah memiliki dua speaker. Sisi kiri memiliki port microUSB, port USB 3.0 full-sized, dan colokan listrik. Sisi kanan memiliki jack headphone, tombol power dan pengatur volume.

Display

 Acer_Aspire_P3-171_G03

Display P3 merupakan layar dengan lebar 11.6 inchi, layar sentuh dengan resolusi 1366 x 768 pixels, dan 1080p. Warna-warna yang dipancarkan dari displaynya sangat jelas dan detail. Ketika melihat adegan ledakan, warnanya akan sangat nyata seperti aslinya, penuh warna merah berapi-api dan oranye. Dan tidak tampak pixel (kotak-kotak) atau artefak saat adegan gelap. P3 juga memiliki sudut pandang yang lebar hingga 178 derajat.Layar sentuh 10-titik yang dimilikinya sangat responsif terhadap input yang diberikan. Sangat mudah membolak-balik layar Start, dan dapat melakukan zoom menggunakan dua jari dengan fitur dari Windows 8 dengan mudah. Membuat ‘dunia’ mudah ‘dikontrol’.

Audio

SONY DSC

Untuk ukuran sebuah tablet, ia adalah tablet super. P3 memiliki kemampuan audio di atas rata-rata. Lokasi speaker yang ada di bawah membuat penggunanya nyaman saat mendengarkan musik dan menonton film. Suara jernih, jelas, dan tidak berisik. P3 juga menggunakan Dolby home Theater v4.

Keyboard

SONY DSC

 

Termasuk di dalam Aspire P3 adalah keyboard sekaligus case sehingga menambah berat 589 gram. Namun, tetap masih nyaman dalam genggaman dan relatif ringan. Penting diperhatikan bahwa keyboard tidak menempel seperti keyboard dan layar sebuah laptop, ia terhubung menggunakan Bluetooth. P3 mampu menawarkan pengalaman mengetik yang menyenangkan karena tombol-tombol yang berukuran besar dan memiliki jarak satu dengan yang lainnya yang cukup renggang, sehingga memudahkan untuk melakukan pengetikan. Di atas keyboard terdapat tombol power, dua lampu cahaya, dan port microUSB untuk melakukan pengecasan.

Performance

Acer_Aspire_P3-171_G09

 

Disokong oleh tenaga generasi ketiga dari 1.5-GHz Intel Core i5-3339Y Processor, RAM 4 GB, dan SSD 120 GB, Aspire P3 melebihi nilai rata-rata dalam hal performance. Kalau booting komputerku butuh waktu 1 menit, P3 hanya butuh waktu 8 detik. Bayangkan! Dengan kecepatan seperti itu, ide-ide cemerlang dan kreatif dapat ditangkap dengan sigap olehnya, dari keadaan Shut Down hingga ide-ide ditorehkan. Kecepatannya dalam duplikasi file-file jangan diragukan lagi, mampu mencapai kecepatan 82.2 MBps file sebesar 5 GB. Kecepatan yang luar biasa dari sebuah tablet.

Graphics

P5032595-580-90

Intel Graphics HD 4000 sangat bagus untuk menonton film. Tidak akan kecewa kalau mau nonton di bioskop, tapi sudah terlambat. Kita dapat menyulap P3 menjadi bioskop di rumah. Grafiknya sangat optimum memanjakan mata kita. Untuk edit video dan foto, jangan disangsikan lagi. P3 dapat melakukannya dengan ‘ngebut’.

Cameras

Acer_Aspire_P3-171_G06

 

Kamera yang dimilikinya adalah kamera dengan 5 MP di bagian belakang yang sangat colorful dan detail. Sedangkan di bagian depan terdapat kamera 1 MP dengan tangkapan gambar yang sangat proporsional dan detail. Untuk saya yang jauh dari keluarga, P3 akan menjadi penyambung yang tepat.

Battery life

IMG_4730

 

Aspire P3 memiliki baterai 4-cell, 5280-mAh dan dapat bertahan hingga 6 jam. Untuk kegiatan yang butuh mobilitas tinggi tanpa sempat menemukan colokan listrik. Aspire P3 sungguh menjadi teman yang hebat. 

Software

aspire p3 start screen

 

Software yang diberikan di dalam Aspire P3 adalah AcerCloud, Netflix, Nero BackItUp 12 Essentials, Amazon, Cut the Rope, Merriam-Webster dictionary, iCookbook SE, dan Skype. Selain itu juga terdapat Microsoft Office, McAfee Internet Security Suite, and Norton Online Backup versi trial. Sangat cukup untuk tablet yang baru dan murah hati dalam memberi software-software tersebut.

 

Aspire P3 juga dapat berfungsi ganda, yaitu sebagai komputer portabel dan tablet. Seakan memiliki dua gadget sekaligus. Dan itu tidak pernah terbayangkan, teknologi Acer dapat melakukannya. Ketika melihat Vernon, asisten DJ Testo, memainkan Aspire P3-nya saya tercengang melihat dia dapat melakukan pekerjaan yang mendukung produktivitasnya sebagai asisten seorang musisi berbakat dan melakukan hobinya sendiri sekaligus. Itu keren, man. Vernon bahkan menjadi penolong yang baik saat DJ Tiesto dalam kesulitan. Vernon dapat melakukan multitasking dengan Aspire P3-nya. Bahkan melakukan tugas seorang DJ yang tampaknya begitu sulit dengan hanya bermodalkan layar canggih 11,6 inch HD 10 poin sentuh di hadapannya. Vernon dapat melakukan video call, membuat presentasi, mengecek dan mengirim email, bahkan melakukan hobinya menjadi sang DJ di belakang layar dengan sangat apik dan menawan. Ketika melihatnya, pekerjaannya seolah-olah dilakukan oleh Aspire P3 semuanya.

tiesto acer ultrabook advertisement youtube vernon

Gambar 2. Tiesto feat. Vernon, setelah penyelamatan menggunakan Acer Aspire P3

Saya paling senang ketika teknologi Acer ini mampu menjalankan contoh berbagai aktivitas yang dilakukan Vernon sekaligus, sehingga saya pun berpikir bahwa Aspire P3 tepat dijadikan sahabat kreatif dalam menggali potensi saya. Ditambah dengan fitur yang dibawakan oleh Windows 8, merupakan kombinasi yang sangat tepat.

Aspire P3 adalah teknologi yang sangat maju di kelasnya. Sebuah persembahan terbaik bagi dunia.

     

My Hidden Passion

MY HIDDEN PASSION

Hidden passion saya adalah membuat sebuah situs resmi tentang dunia kesehatan dan musik yang uptodate. Mengapa? Karena saat ini saya sedang menekuni bidang kedokteran dan musik (khususnya gitar). Saya ingin agar ilmu pengetahuan yang saya punya terbang, hinggap dan bersarang pada orang lain. Atau dengan kata lain saya ingin berbagi.

Mengapa saya ingin berbagi? Apakah saya sudah cukup mumpuni untuk berbagi? Saya terlalu percaya diri dan merasa lebih dibandingkan orang lain? SEKALI-KALI TIDAK. Saya hanya ingin berbagi.

Bagaimana saya dapat berbagi? Salah satunya adalah dengan teknologi, khususnya teknologi yang disuguhkan oleh Acer, yaitu Ultrabook Aspire P3. Berikut adalah hal-hal yang membuat dagu saya jatuh ke lantai saat melihat spesifikasinya. Check it out!

Design

SONY DSC

 

Desain dari Acer Aspire P3 sangat artistik dan futuristik. Bagian belakang dan samping terbuat dari lempeng aluminium, dengan sentuhan perak dan tepi-tepinya yang tumpul dan lembut. Aspire P3 berbentuk segi empat yang sangat proporsional dan fungsional. Memiliki berat 771 gram, Aspire P3 mengalahkan produk lain di kelasnya yang memiliki berat di atas 1 kg. Dengan ukuran 11.63 x 7.5 x 0.4 inchi, P3 sangat terlihat elegan dikombinasikan dengan beratnya tadi, dan yang pasti tidak membuat tangan kelelahan saat memegangnya dalam waktu yang lama. Di bagian belakang, sebelah ujung kiri, dilengkapi dengan kamera 5MP. Bagian atas memiliki dua ventilasi udara dan bagian bawah memiliki dua speaker. Sisi kiri memiliki port microUSB, port USB 3.0 full-sized, dan colokan listrik. Sisi kanan memiliki jack headphone, tombol power dan pengatur volume.

Display

 Acer_Aspire_P3-171_G03

Display P3 merupakan layar dengan lebar 11.6 inchi, layar sentuh dengan resolusi 1366 x 768 pixels, dan 1080p. Warna-warna yang dipancarkan dari displaynya sangat jelas dan detail. Ketika melihat adegan ledakan, warnanya akan sangat nyata seperti aslinya, penuh warna merah berapi-api dan oranye. Dan tidak tampak pixel (kotak-kotak) atau artefak saat adegan gelap. P3 juga memiliki sudut pandang yang lebar hingga 178 derajat.Layar sentuh 10-titik yang dimilikinya sangat responsif terhadap input yang diberikan. Sangat mudah membolak-balik layar Start, dan dapat melakukan zoom menggunakan dua jari dengan fitur dari Windows 8 dengan mudah. Membuat ‘dunia’ mudah ‘dikontrol’.

Audio

SONY DSC

Untuk ukuran sebuah tablet, ia adalah tablet super. P3 memiliki kemampuan audio di atas rata-rata. Lokasi speaker yang ada di bawah membuat penggunanya nyaman saat mendengarkan musik dan menonton film. Suara jernih, jelas, dan tidak berisik. P3 juga menggunakan Dolby home Theater v4.

Keyboard

SONY DSC

 

Termasuk di dalam Aspire P3 adalah keyboard sekaligus case sehingga menambah berat 589 gram. Namun, tetap masih nyaman dalam genggaman dan relatif ringan. Penting diperhatikan bahwa keyboard tidak menempel seperti keyboard dan layar sebuah laptop, ia terhubung menggunakan Bluetooth. P3 mampu menawarkan pengalaman mengetik yang menyenangkan karena tombol-tombol yang berukuran besar dan memiliki jarak satu dengan yang lainnya yang cukup renggang, sehingga memudahkan untuk melakukan pengetikan. Di atas keyboard terdapat tombol power, dua lampu cahaya, dan port microUSB untuk melakukan pengecasan.

Performance

Acer_Aspire_P3-171_G09

 

Disokong oleh tenaga generasi ketiga dari 1.5-GHz Intel Core i5-3339Y Processor, RAM 4 GB, dan SSD 120 GB, Aspire P3 melebihi nilai rata-rata dalam hal performance. Kalau booting komputerku butuh waktu 1 menit, P3 hanya butuh waktu 8 detik. Bayangkan! Dengan kecepatan seperti itu, ide-ide cemerlang dan kreatif dapat ditangkap dengan sigap olehnya, dari keadaan Shut Down hingga ide-ide ditorehkan. Kecepatannya dalam duplikasi file-file jangan diragukan lagi, mampu mencapai kecepatan 82.2 MBps file sebesar 5 GB. Kecepatan yang luar biasa dari sebuah tablet.

Graphics

P5032595-580-90

Intel Graphics HD 4000 sangat bagus untuk menonton film. Tidak akan kecewa kalau mau nonton di bioskop, tapi sudah terlambat. Kita dapat menyulap P3 menjadi bioskop di rumah. Grafiknya sangat optimum memanjakan mata kita. Untuk edit video dan foto, jangan disangsikan lagi. P3 dapat melakukannya dengan ‘ngebut’.

Cameras

Acer_Aspire_P3-171_G06

 

Kamera yang dimilikinya adalah kamera dengan 5 MP di bagian belakang yang sangat colorful dan detail. Sedangkan di bagian depan terdapat kamera 1 MP dengan tangkapan gambar yang sangat proporsional dan detail. Untuk saya yang jauh dari keluarga, P3 akan menjadi penyambung yang tepat.

Battery life

IMG_4730

 

Aspire P3 memiliki baterai 4-cell, 5280-mAh dan dapat bertahan hingga 6 jam. Untuk kegiatan yang butuh mobilitas tinggi tanpa sempat menemukan colokan listrik. Aspire P3 sungguh menjadi teman yang hebat. 

Software

aspire p3 start screen

 

Software yang diberikan di dalam Aspire P3 adalah AcerCloud, Netflix, Nero BackItUp 12 Essentials, Amazon, Cut the Rope, Merriam-Webster dictionary, iCookbook SE, dan Skype. Selain itu juga terdapat Microsoft Office, McAfee Internet Security Suite, and Norton Online Backup versi trial. Sangat cukup untuk tablet yang baru dan murah hati dalam memberi software-software tersebut.

Saya ingin berbagi kepada orang-orang Indonesia, paling tidak dengan ilmu kesehatan dan musik yang saya miliki. Hal tersebut dilatarbelakangi karena melihat teknologi penyajian informasi yang masih terbatas di negeri kita dalam banyak bidang, khususnya bidang yang saya tekuni, medis dan musik. Kebanyakan informasi disajikan dalam bahasa Inggris. Adapun yang berbahasa Indonesia, namun tidak cukup akurat untuk memberikan edukasi kepada masyarakat. Dan satu hal lagi, contoh-contoh yang diberikan dalam bahasa asing terkadang tidak kontekstual untuk kondisi negara Indonesia. Misalnya, untuk orang Indonesia diberikan edukasi kurangi makan daging biar tidak kena sakit jantung. Ya, menurut saya itu kurang tepat, karena orang kita jarang yang makan daging. Orang kita ya banyaknya makan nasi. Nasi tiga piring, tempe dua potong. So what? Bisa bikin sakit jantung? Tentu saja. Kalau saja dapat dijelaskan secara ilmiah namun sederhana, saya pikir orang kita bisa maju dalam cara pikirnya, bahwa nasi dapat menyebabkan sakit gula (Diabetes Melitus) sehingga risiko sakit jantung meningkat. Bangsa kita butuh pendekatan yang tepat sesuai konteks yang ada. Itu cuma satu contoh. Masih banyak yang lain lagi.

Kemudian, bidang satu lagi. Saya suka bermain gitar. Saya belajar gitar dari umur 16 tahun dari teman ‘nongkrong’. Saat berumur 18 tahun saya kenal komputer dan internet. Saya cari-cari pelajaran bermain gitar di internet, banyaknya keluar dalam bahasa asing dan saya lagi-lagi bingung. Lihat bahasa Indonesianya edisinya tidak lengkap dan sesuai kebutuhan. Itu akhirnya menuntut saya belajar bahasa Inggris dari komputer dan internet. Saya suka dengan YouTube karena di situ banyak cara belajar musik dari luar negeri. Saya berpikir bagaimana kalau apa yang baru saja saya pelajari dari YouTube, segera saya unggah ke YouTube dalam bahasa Indonesia. Mungkin banyak orang yang bisa belajar gitar dari saya yang tidak terlalu pintar ini. Saya hanya mau berbagi. Apa yang saya dapat tidak boleh tinggal berlama-lama.

Satu tahun sejak saya kenal internet, saya mulai coba-coba buat blog dengan nama medicmusic. Harap-harap mampu mewujudkan cita-cita saya. Saya masukkan ide-ide saya tentang apa yang baru saya pelajari. Dengan bermodal komputer dan warnet saya coba berbagi ke dunia yang lebih luas, yaitu dunia maya. Ternyata, apa yang saya lihat melebihi ekspektasi saya. Banyak orang bertanya kepada saya tentang apa yang saya post dan tak jarang terjadi interaksi, tanpa harus bertemu. Dan saya semakin sadar, tidak perlu pintar dan tahu segalanya untuk berbagi. Saya mulai menjawab dan bahkan sambil belajar tentang apa yang ditanyakan. Orang-orang berterima kasih dan saya puas karena diizinkan berbagi oleh mereka. Memang ada juga yang mengejek dan mencela, tapi tidak apa-apalah. Niat saya memang bukan untuk tampil hebat dan keren kok. JUST SHARING.

Ketika saya melihat teknologi saat ini, saya merasa ketinggalan zaman dengan komputer saya. Terlebih melihat apa yang disajikan oleh ASPIRE P3, saya merasa seperti pintu semakin lebar untuk berbagi pada Indonesia, setidaknya tentang hal yang saya tekuni. Dengan mobilitas dan kinerja tinggi, ASPIRE P3 seakan siap menjadi sahabat untuk berbagi. Saat melihat Vernon, asisten DJ Tiesto, dengan apik berselancar di layar ASPIRE P3, serasa dunia berada di ujung 10 jari, tanpa keyboard, mouse, dan CPU yang berat. Melakukan sliding berbagai aplikasi secara berurutan tanpa hambatan itu keren menurut saya. Mengecek email, mengetik, mengkopi gambar, skype, membuat presentasi PPT, bahkan menjadi DJ dengan sebuah layar canggih itu teramat sangat luar biasa. Saya dapat melakukan hal yang kubutuhkan di sana. ALL IN ONE.

Dengan ASPIRE P3, saya pikir akan mendapat tenaga ekstra untuk berbagi. Dengan kecanggihan yang tak diragukan, saya mungkin dapat menginstall software-software yang tak mampu bekerja di komputer saya. Merekam video dengan kejernihan setajam itu akan menambah semangat berbagi tersebut, ditambah dengan kemudahan manuver-manuver editing seperti yang dipamerkan oleh Vernon. Mungkin menambah kata-kata di dalam video menjadi hal yang mudah dilakukan. Memotong dan menggabungkan bagian-bagian video juga menjadi sekejap mata. Adobe Premiere dan After Effect mungkin akan menjadi sobat lama yang bertambah dekat dengan ASPIRE P3. Karya-karya tulis ilmiah kedokteran dapat disihir menjadi media digital yang menarik dan mudah dipahami. Tutorial-tutorial bermain gitar dapat merambah ke anak-anak muda dengan sentuhan menawan dan artistik, namun berbalut kesederhanaan.

Dengan ASPIRE P3, di mana saja, kapan saja, ide-ide tersebut dapat segera tertangkap dan dibuahkan ke dalam karya digital dalam dunia teknologi yang dapat dinikmati orang banyak.

tiesto acer ultrabook advertisement youtube vernon

Gambar. Tiesto feat. Vernon, setelah penyelamatan menggunakan Acer Aspire P3

ASPIRE P3, PERSEMBAHAN TERBAIK ILMU PENGETAHUAN BAGI DUNIA.

Tips Latihan Menguatkan Jari

Di video kali ini saya mau bagi-bagi tentang latihan yang sangat dasar dan mudah untuk menguatkan jari-jari tangan kiri.

nb: untuk melakukan latihan di atas teman-teman dapat menggunakan metronome atau jika tidak mempunyai metronome bisa di download di sini. Fokuslah pada latihan ini karena ini sangat baik untuk menguatkan jari tangan kiri kita. Selamat menikmati…

Tips Posisi Bermain Gitar Akustik

Yap…teman-teman sekalian ini video rekaman tentang bagaimana posisi gitar yang nyaman dalam gitar. Tips ini tentunya sudah mengalami pengujian terlebih dahulu oleh saya. Dan saya merasa posisi tersebutlah yang nyaman buat saya untuk bermain gitar. Selamat menikmati dan semoga dapat menjadi inspirasi. ^^

nb: kalo ada yang mau memberi saran, masukan, ataupun kritik silahkan bebas saja. ^^ Enjoy it guys…

Khasiat Puyer Bintang Toedjoe?

Pendahuluan

Obat puyer bintang ’toedjoe’ banyak dipakai oleh masyarakat dulu dan sekarang. Obat ini merupakan obat analgesik (bersifat meredakan nyeri). Komposisi bahan yang terdapat pada obat ini adalah Acidum Acetylsalicylicum 50 mg, Acetaminophenum 275 mg, Coffeinum 50 mg di dalam tiap 1 gram obat. Bahan-bahan tersebut dicampur menjadi satu dalam bentuk serbuk (puyer).

Penjelasan

a. Asam Asetil Salisilat1

Obat yang dikenal sebagai asetosal atau aspirin ini adalah obat analgesik antipiretik dan antiinflamasi yang luas digunakan dan digolongkan dalam obat bebas. Asam salisilat sangat iritatif.

Farmakodinamik

Efek yang paling sering terjadi adalah induksi ulkus peptikum yang kadang-kadang disertai anemia akibat perdarahan saluran cerna. Dua mekanisme terjadinya iritasi lambung adalah iritasi yang bersifat lokal yang menimbulkan difusi kembali asam lambung ke mukosa dan menyebabkan kerusakan jaringan; iritasi atau perdarahan lambung yang bersifat sistemik melalui hambatan biosintesis PGE2 dan PGI1. Kedua prostaglandin ini banyak ditemukan di mukosa lambung dengan fungsi menghambat sekresi asam lambung dan merangsang sekresi mukus yang bersifat sitoprotektif. Dan pada dosis yang tinggi dapat mengakibatkan kelainan pada lambung dan peradangan pada lambung.

Efek samping juga dapat ditemukan pada hati dan ginjal. Toksik salisilat ini lebih berkaitan dengan dosis bukan akibat reaksi imun. Gejala yang sering terlihat hanya kenaikan SGOT dan SGPT, beberapa dapat mengalami hepatomegali, anoreksia, mual dan ikterus. Bila terjadi ikterus pemberian aspirin harus dihentikan karena dapat terjadi nekrosis hati yang fatal. Oleh sebab itu aspirin tidak dianjurkan diberikan pada pasien penyakit hati kronik. Salisilat juga dapat menurunkan fungsi ginjal pada orang dengan hipovolemia dan gagal jantung.

Farmakokinetik

Pada pemberian oral, sebagian salisilat diabsorpsi dengan cepat dalam bentuk utuh di lambung, tetapi sebagian besar di usus halus bagian atas. Kecepatan absorpsi tergantung dari kecepatan disintegrasi dan disolusi tablet, pH permukaan mukosa dan waktu pengosongan lambung.

Setelah diabsorpsi, salisilat segera menyebar ke seluruh jaringan tubuh dan cairan transeluler. Obat ini mudah menembus sawar darah otak dan sawar uri. Kira-kira 80-90% salisilat plasma terikat degan albumin. Aspirin diserap dalam bentuk utuh, dihidrolisis menjadi asam salisilat terutama dalam hati, sehingga hanya kira-kira 30 menit terdapat dalam plasma. Biotransformasi salisilat terjadi di banyak jaringan, namun terutama di mikrosom dan mitokondria hati.

Efek Samping

Obat jenis ini sering digunakan untuk mengobati keluhan-keluhan ringan dan karena itu sering terjadi penyalahgunaan obat jenis ini. Keracunan umumnya ringan namun dapat mencapai kematian jika keracunan berat.

Efek samping lain yang dapat terjadi oleh pemakaian asam asetil salisilat dalam pemakaian dosis tinggi selain pada saluran cerna adalah nyeri kepala, pusing, tinitus, gangguan pendengaran, penglihatan kabur, rasa bingung, lemas, rasa kantuk, banyak keringat, haus, mual, muntah dan kadang-kadang diare. Pada pemberian dengan dosis toksik obat antiinflamasi ini dapat menyebabkan hepatitis fulminans.

Obat ini juga dapat menghambat agregasi trombosit dan memperpanjang waktu perdarahan pada orang sehat. Pada beberapa kasus, pemberian aspirin pada anak-anak dapat menyebabkan sindromReye.

b. Acetaminofen2

Asetaminofen adalah obat derivat para amino fenol bersama dengan fenasetin. Asetaminofen merupakan metabolit fenasetin dengan efek antipiretik yang sama. Efek antipiretik ditimbulkan oleh gugus aminobenzen. Saat ini yang lebih sering digunakan adalah asetaminofen daripada fenasetin. Hal ini dikarenakan sifat fenasetin yang menyebabkan analgesik nefropati, anemia hemolitik, dan mungkin kanker kandung kemih. Asetaminofen juga dikenal dengan nama parasetamol dan tersedia sebagai obat bebas. Perlu diperhatikan bahwa takaran berlebihan dapat berakibat fatal terhadap kerusakan hati. Dan yang penting diketahui bahwa efek anti-inflamasi dari asetaminofen hampir tidak ada.

Farmakodinamik

Efek analgesik parasetamol serupa dengan salisilat yaitu menghilangkan atau mengurangi nyeri ringan sampai sedang. Keduanya menurunkan suhu tubuh dengan mekanisme yang diduga juga berdasarkan efek sentral seperti salisilat. Efek antiinflamasinya sangat lemah, oleh karena itu parasetamol tidak digunakan sebagai antireumatik. Parasetamol merupakan penghambat biosintesis prostaglandin yang lemah. Efek iritasi, erosi dan perdarahan lambung tidak terlihat pada asetaminofen, demikian juga pada gangguan pernapasan dan keseimbangan asama basa.

Farmakokinetik

Asetaminofen diabsorpsi cepat dan sempurna melalui saluran cerna. Konsentrasi tertinggi dalam plasma di capai dalam waktu setengah jam dan masa paruh plasma antara 1-3 jam. Obat ini tersebar ke seluruh cairan tubuh. Dalam plasma, 25% asetaminofen terikat protein plasma. Obat ini dimetabolisme oleh enzim mikrosom hati. Sebagian asetaminofen (80%) dikonjugasi dengan asam glukuronat dan sebagian kecil lainnya dengan asam sulfat. Selain itu obat ini juga dapat mengalami hidroksilasi. Metabolit dari hasil hidroksilasi ini dapat menimbulkan methemoglobinemia dan hemolisis eritrosit. Obat ini diekskresi melalui ginjal, sebagian kecil sebagai asetaminofen (3%) dan sebagian besar dalam bentuk terkonjugasi.

Efek Samping

Manifestasi dari reaksi alergi terhadap obat ini adalah eritema atau urtikaria dan gejala yang lebih berat berupa demam dan lesi pada mukosa. Akibat dosis toksik yang paling serius adalah nekrosis hati. Hepatotoksisitas dapat terjadi pada pemberian dosis tunggal 10-15 gram (200-250 mg/kgB) asetaminofen. Anoreksia, mual, muntah dan sakit perut terjadi dalam 24 jam pertama dan dapat berlangsung selam seminggu atau lebih. Gangguan hepar juga dapat terlihat dengan peningkatan aktivitas serum transaminase, laktat dehidrogenase, kadar bilirubin serum serta pemanjangan masa protrombin. Aktivitas alkali fosfatase dan kadar albumin serum tetap normal. Kerusakan hati dapat mengakibatkan ensefalopati, koma dan kematian.

Masa paruh lebih dari 4 jam dapat menjadi petunjuk terjadinya nekrosis hati dan masa paruh lebih dari 12 jam dapat memprediksi akan terjadinya koma hepatik. Kerusakan hati tidak hanya disebabkan oleh asetaminofen saja. Faktor-faktor lain juga turut memperparah efek toksisitasnya, misalnya radikal bebas yang sangat reaktif berikatan dengan makromolekul sel hati, pasien yang juga mendapat barbiturat, antikonvulsi lain atau pada alkoholik yang kronis.

c. Kafein3

Kafein adalah derivat xantin bersama dengan teofilin dan teobromin. Ketiganya adalah alkaloid yang terdapat dalam tumbuhan. Kafein terdapat dalam kopi yang didapat dari biji Coffee, teh dari daun Thea sinensis mengandung kafein dan teofilin, cocao yang didapat dari biji Theobroma cacao mengandung kafein dan teobromin. Kafein berefek stimulasi.

Farmakodinamik

Obat golongan ini memiliki efek sebagai relaksan otot polos, terutama otot polos bronkus, merangsang SSP, otot jantung dan meningkatkan diuresis. Kerja obat ini terhadap tubuh juga melibatkan banyak sistem. Pada SSP, kafein merangsang medula oblongata yang merupakan pusat napas. Kafein dan teofilin dapat menimbulkan mual dan muntah melalui efek sentral maupun perifer. Muntah akibat teofilin terjadi bila kadarnya dalam plasma melebihi 15 µg/ml.

Kadar yang tinggi kafein dan teofilin juga merangsang sistem kardiovaskuler dan akibatnya denyut jantung menjadi cepat atau bahkan pada beberapa kasus menyebabkan aritmia pada jantung. Pada sistem pencernaan kafein menstimulasi sekresi asam lambung dan enzim pencernaan. Pada ginjal metilxantin, khususnya teofilin tidak memiliki efek diuretik yang kuat. Efeknya dapat berasal dari peningkatan filtrasi oleh glomerulus dan reabsorpsi natrium yang rendah pada tubulus ginjal. Pada otot polos, sangat berguna bagi penderita asma, dan dapat sebagai bronkodilator. Sedangkan pada otot rangka berkaitan dengan kerja otot polos. Kafein dan teofilin dapat memperbaiki ventilasi dan mengurangi sesak napas sehingga oksigen dapat ditransfer ke otot.

Farmakokinetik

Metilxantin cepat diabsorpsi setelah pemberian oral, rektal, atau parenteral. Sediaan cair atau tablet akan diabsorpsi secara lengkap. Dalam keadaan perut kosong, sediaan teofilin bentuk cair atau tablet tidak bersalut dapat menghasilkan kadar puncak plasma dalam waktu 2 jam, sedangkan kafein dalam waktu 1 jam. Jika ada makanan akan memperlambat penyerapan obat ini. Pada ibu yang mengandung metilxantin didistribusikan ke seluruh tubuh, melewati plasenta dan masuk ke air susu ibu. Volume distribusi kafein dan teofilin adalah antara 400-600 ml/kg dan pada bayi prematur nilai ini lebih tinggi. Eliminasi metilxantin terutama melalui metabolisme dalam hati. Sebagian besar diekskresi bersam urin dalam bentuk asam metilurat atau metilxantin. Kurang dari 20% teofilin dan 5% kafein akan ditemukan di urin dalam bentuk utuh. Waktu paruh plasma kafein antara 3-7 jam, nilai ini akan menjadi 2 kali lipat pada wanita hamil tua atau wanita yang menggunakan pil kontrasepsi jangka panjang. Pada bayi prematur kecepatan eliminasi teofilin dan kafein sangat menurun, waktu paruh kafein rata-rata 50 jam, sedangkan teofilin antara 20-36 jam.

Efek Samping

Pada manusia, kematian akibat keracunan kafein jarang terjadi. Gejala yang biasa paling mencolok pada penggunaan dosis tinggi adalah muntah dan kejang. Gejala permulaan berupa sukar tidur, gelisah dan eksitasi yang dapat berkembangmenjadi delirium ringan. Gangguan sensoris berupa tinitus dan kilatan cahaya sering dijumpai. Otot rangka menjadi tegang dan ekstrasistol, sedangkan pernapasan menjadi lebih cepat. Kadar kafein dalam darah pasca kematian ditemukan antara 80 µg/ml sampai lebih dari 1 mg/ml.

Referensi

  1. Wilmana PF, Gan S. Analgesik-antipiretik, analgesik anti-inflamasi nonsteroid, dan obat gangguan sendi lainnya. In: Gunawan SG, Setiabudy R, Nafrialdi, Elysabeth. Farmakologi dan terapi. 5th ed. Jakarta: Balai Penerbit FKUI. 2007. p. 230-9.
  2. Louisa M, Dewoto HR. Perangsang sususan saraf pusat. Gunawan SG, Setiabudy R, Nafrialdi, Elysabeth. Farmakologi dan terapi. 5th ed. Jakarta: Balai Penerbit FKUI. 2007. p. 252-8.

Melatih kekuatan jari untuk bermain gitar tanpa gitar

Tidak terasa sudah sejak pertama sekali saya memiliki gitar saya ini. Dan dalam seminggu, tiada hari tanpa berduaan bersamanya. Gitar ini sudah menambah banyak pengalaman saya di dalam bermusik. Selama saya belajar bermain gitar saya tidak pernah belajar secara formal. Metode belajar saya hanyalah melihat orang bermain baik dari video di web ataupun secara langsung dan sesekali “curi-curi ilmu”. Hehehe…

My Love C-315

Dalam tulisan kali ini saya ingin berbagi pengalaman tentang bagaimana memperkuat jari tangan kiri saat membuat chord gitar ataupun membuat melodi (bermain scale). Dalam tahun-tahun saya belajar gitar sejak SMA saya selalu menggunakan latihan ini. Cara latihan tersebut adalah dengan menggunakan karet gelang. Kedengaran aneh? Ya, kata orang-orang memang saya orang yang cukup aneh juga. Hehehe… Namun, latihan ini sangat efektif. Bahkan di saat kita sedang tidak bersama dengan gitar kesayangan kita tetap bisa berlatih. ^^

Berikut cara melatih kekuatan jari tangan:

1. Sediakan beberapa buah karet gelang.

2. Ikatkan karet gelang pada jari-jari tangan dengan cara seperti ini.

3. Gerak-gerakkan jari mulai dari kelingking ke arah kita atau sebaliknya telunjuk terlebih dahulu ke arah kita.

4. Lakukan maksimal 2 menit saja. Setelah itu istirahat selama 3 menit. (Karena jaringan di jari bisa rusak akibat nekrosis jika dipakai dalam waktu yang lama).

5. Jika dengan satu karet gelang sudah merasa mantap, tambahkan menjadi dua, tiga, empat, karet gelang sesuai dengan kemampuan jari tangan. Tetap ingat maksimal 2 menit. (Pengalaman, lebih dari 2 menit akan terasa sakit).

6. Jika ingin menambah variasi (saat ada gitar) lakukan latihan penjarian pada gitar dengan jari ditambah karet gelang.

7. Variasi lain bisa dengan memainkan lagu dengan karet gelang juga pada tangan kiri seperti ini.

8. Saat mempraktikkannya di gitar pasti akan terasa berat. Tapi dalam waktu yang lebih singkat (dari biasanya tanpa ada beban) jari bisa bertambah lebih kuat dan dapat menjangkau fret yang lebih jauh pada posisi chord yang diikuti melodi yang tinggi dan butuh jangkauan yang jauh dari jari kelingking misalnya.

9. Cara ini mungkin kedengaran aneh, tapi percaya jari bisa lebih cepat beradaptasi nantinya dengan ‘tense-tense’ pada chord tertentu.

10. Selamat mencoba dan ingat maksimal hanya 2 menit. Gunakan metronome untuk lebih teratur pada saat melakukan latihan penjarian. ^^

Melatih tangan kanan dan tangan kiri pada gitar

Banyak di antara kita yang mungkin mengeluhkan sulit untuk mensinkronisasikan antara jari tangan kanan dan kiri saat bermain gitar (khususnya gitar klasik). Kesalahan yang sering muncul adalah jari tangan kanan ngebut dibandingkan tangan kiri (tangan kiri selalu terlambat) ataupun sebaliknya ketika tangan kiri sudah siap dengan notnya, tangan kanan masih meraba-raba.

Bagi para pemain gitar yang masih baru-baru belajar, sangat dianjurkan untuk melakukan latihan ‘fingering’. Latihan ini merupakan latihan untuk mendapatkan jari tangan kiri yang kuat dan rileks ketika memainkan gitar. Mungkin latihan ini terdengar sangat membosankan karena terlalu sederhananya kali ya. Tapi percayalah latihan ini sangat berguna ke depannya. Dari teknik ini kecepatan dan ketepatan bermain juga dapat diperoleh.

Tanpa berpanjang lebar lagi, bagaimana cara melakukan latihannya adalah sebagai berikut.

1. Persiapan (sebuah gitar, metronome (kalau tidak punya dapat di-download di sini).

2. Posisi memegang gitar sangat krusial. Banyak orang yang asal saja memposisikan gitarnya. Berikut ini posisi yang baik dalam memegang gitar ketika bermain.

Posisi yang baik

Note: a. Perhatikan kaki kirinya, pada gambar di atas gitaris tersebut menggunakan pijakan untuk sedikit mengangkat kakinya. Hal ini dilakukan agar neck gitar (yang mempunyai fret-fret) berada pada posisi yang nyaman bagi gitaris untuk dijangkau, khususnya pada fret yang tinggi).

b. Kemudian perhatikan lekukan gitar bagian bawah. Lekukan ini diletakkan di atas pangkuan kaki kiri, dan kaki kanan memfiksasikan gitar pada bagian punggung gitar. Pada posisi ini, ketika tangan kiri di lepaskan gitar berada dalam posisi diam. Perhatikan juga tinggi head gitar jika kita melihat ke arah kiri harus sejajar dengan mata.

c. Perhatikan lengan kanan gitaris di atas. Lengan atasnya diletakkan di atas gitar sejajar dengan bridge gitarnya dan tangan kanannya membentuk sudut kira-kira 90 derajat. Pada posisi ini jari-jari tangan kanan tepat berada di senar dan rileks.

d. Perhatikan lengan kiri gitaris di atas. Lengan kirinya lurus ke bawah dan tangan kirinya diangkat menekan fret gitar dengan rileks. Cara melakukannya adalah ketika a, b, c sudah oke, maka lengan kiri kamu jatuhkan ke bawah (rileks saja) kemudian angkat perlahan tegak lurus memegang neck gitar. (tangan kiri harus membentuk celah jika dilihat dari samping, dan jempol tidak boleh terlihat jika dilihat dari depan)

Jempol tangan kiri tidak boleh terlihat (jika dilihat dari depan)
Perhatikan bentuk tangan kiri ini (sudut pergelangan tangan dan ada celah antara telapak tangan dan neck gitar)

Jika posisi ini sudah kamu dapatkan maka kita siap untuk melatih tangan kanan dan kiri.

3. Siapkan metronome, dan set pada tempo yang kamu anggap mudah (pada kali ini kita ambil 60 beat per minute).

4. Ikuti suara metronome tadi dan mainkan not-not berikut. (ingat, jangan terlalu ingin mendapat kecepatan dalam bermain. Bermain lambat dan tepat terlebih dahulu sangat baik daripada cepat dan bersalahan not yang dimainkan). Jari tangan kanan yang dipakai 2 jari untuk saat ini (telunjuk (i) dan jari tengah (m)). Bunyikan not bergantian dengan kedua jari tangan kanan tersebut. (jika sudah mahir bisa berpasangan antara telunjuk dan manis, tengah dan manis).

Mainkan not-not berikut sampai dengan fret ke-12

5. Cara memainkan not-not di atas adalah tempatkan jari-jari tangan kiri sesuai dengan fret pada tab di atas. Dan ingat ketika akan memainkan not naik (dari senar 6 menuju senar 1) jangan lepaskan jari yang sudah menekan fret sebelumnya. Ketika akan memainkan not turun (dari senar 1 menuju senar 6) lepaskan jari sebelumnya dan bebas dari senar agar mendapat suara yang jernih.

6. Mainkan dengan lambat saja terlebih dahulu. Tingkatkan tempo jika kamu sudah merasa nyaman dan not yang dipetik sudah jernih terdengar. Naikkan perlahan-lahan.

7. Latih gerakan ini 30 menit perhari dan catat dalam satu hari tersebut berapa tempo maksimum yang sudah kamu bisa mainkan.

8. Jangan mudah menyerah. Saya akui latihan ini sangat membosankan, tapi percayalah setelah kamu berhasil melewati tahap ini, kamu akan mendapatkan jari yang lebih kuat namun rileks dan tepat dalam menekan senar di fret. Dan ketika memainkan lagu-lagu, jari-jari kamu lebih nyaman untuk berpindah dan ditambah kamu bisa menjaga tempo melalui latihan ini.

9. Selamat mencoba latihan di atas. ^^

Musik Baroque dan Konsentrasi Belajar

Ada yang pernah mendengarkan nama-nama seperti Bach, Handel, Pachelbel dan Vivaldi? Ya, mereka adalah beberapa komposer yang luar biasa di zaman mereka dan bahkan hingga saat ini. Mungkin yang sering mendengar karya seperti Messiah, Canon in D, Andante, Joy to the World, Minuet, itu adalah musik-musik yang berasal dari zaman mereka.

Pachelbel, Bach, Vivaldi, Handel

Era Baroque adalah era yang berada di antara tahun 1700-1800. Musik ini merupakan peralihan dari Era Renaissanse menuju zaman musik Klasik. Musik-musik di era Baroque ini identik dengan suatu keteraturan. Alunan musik yang kompleks dan harmoni-harmoni yang berkarakter menjadikan era ini era yang dikenang sepanjang masa. Musik ini banyak dimainkan di opera-opera. Salah satu keindahan yang dimainkan di era ini adalah pada setiap lagunya dapat ditemukan ornamentation (tambahan-tambahan not yang membuat jadi lebih indah) membuat karya-karya di zaman tersebut menjadi elegan dan megah. Di era ini, kompleksitas dari permainan instrumental menjadi sesuatu yang sangat ditonjolkan.

Pada penelitian di bidang medis ternyata ditemukan bahwa alunan musik-musik Baroque (tambahan Mozart juga) dapat meningkatkan reseptivitas seseorang di mana tingkat rileks berada pada tingkatan yang sangat baik. Hal ini dikarenakan tempo-tempo kebanyakan lagu ini sebesar 60 M.M. (60 ketukan per menit). Alasan lain yang menjadikan ini baik untuk otak (untuk bayi sangat direkomendasikan) karena susunan not-not yang ada di musiknya sangat teratur yaitu antara rhythm dan melody yang bervariasi. Keteraturannya juga dapat diperhatikan melalui susunan yang mengikuti pola matematika. Ini membuat musik-musik ini dapat mengaktifkan kedua belahan otak kita (kiri dan kanan). Dan ketika belajar dengan diiringi musik era ini, otak dapat digunakan dengan optimal.

Contoh musik yang dapat dimainkan adalah:

Johann Sebastian Bach (1685-1750)
6 Concerti after Vivaldi.
Concerto for Harpsichord in C Major / C minor / F Major, BWV 976 / 975 / 978.
Goldberg Variations, BWV 988
Concerto for Harpsichord in F minor, BWV 1056.
Concerto for Flute and Strings in G Major, BWV 1056.
Suite for Orchestra No. 3, BWV 1068. — “Air”.

Arcangelo Corelli (1653-1713)
Concerti Grossi, Opus 5. — Concerti 7, 8, 9, and 10.
12 Concerti Grossi, Opus 6.

George Frederick Handel or Georg Friedrich Händel (1685-1759)
12 Concerti Grossi, Opus 6.
Concerto Grosso Nr. 1 in B flat Major, Opus 3.
Music for the Royal Fireworks. — Concerti No. 1 and 3.

Johann Pachelbel (1653-1706)
Canon in D Major.

Georg Philipp Telemann (1681-1767)
Concerto in G Major for Viola and String Orchestra.

Antonio Vivaldi (1678-1741)
6 Flute Concerti, Opus 10.
Flute Concerto Nr. 4 in G Major.
The Four Seasons. -“Winter”.
Concerto in C Major for Mandolin, Strings, and Harpsichord.
Concerto in D Major for Guitar and Strings.
Concerto in D minor for Viola d’amore, Strings, and Harpsichord.

Mari nikmati anugrah musik-musik yang luar biasa ini. Berikan anak-anak musik yang baik seperti ini agar otak mereka pun dapat berkembang dengan baik. ^^